Bersandar pada dinding waktu

Pelangi di hati tak berwarna lagi

Malam ini purnama pongah tengadah

Bintang berkaca dalam duka

Ada baris sepi bernyanyi dalam hati

Membahana gendang keikhlasan

Menembus kedalaman jiwa yang amarah

Dalam dadaku memerdu nyanyian maaf

Jiwa dari jiwaku, tetap menanti

Selama mataku menatap matamu

Selama hatiku berbicara kaulah pelita

Jangan padamkan cahaya terangi gulita

Jika melati tak putih lagi

Janganlah mawar tusukkan duri ke jantung bidadari

Karena akan ada darah yang mengalir dari luka

Dan cakrawala akan berduka bila bulan dan bintang tak berpadu…