1. Kalau memang Allah itu ada, tunjukkan wujud Allah kepada saya.

2. Apakah yang dinamakan takdir?

3. Dan Kalau setan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang terbuat dari api, apakah menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Allahmu tidak pernah berfikir sejauh itu?

 

Jika ada seseorang yang menanyakan Dimana Allah, TAMPARLAH pipinya.

Tamparan itulah jawaban atas tiga buah pertanyaannya tersebut. Jika mereka terkejut dan tidak mengerti, jelaskan seperti dialog berikut.

 

Penanya : Kok Anda marah.

 

Anda : Bagaimana rasanya tamparan saya?

P : Tentu saja saya merasa sakit.

Anda : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

P : Ya.

 

Anda : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu!

P : Saya tidak bisa.

Anda : Itulah jawaban pertanyaan pertama. Kita semua merasakan keberadaan Allah tanpa mampu melihat wujudNya

 

Anda : Apakah tadi malam Anda bermimpi akan ditampar oleh saya?

P : Tidak.

Anda : Apakah pernah terpikir oleh Anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

P : Tidak.

Anda : Itulah yang dinamakan Takdir.

 

Anda : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?

P : Kulit.

Anda : Terbuat dari apa pipi anda?

P : Kulit.

 

Anda : Bagaimana rasanya tamparan saya?

P : Sakit

Anda : Walaupun setan dan neraka sama terbuat dari api, neraka tetap menjadi tempat menyakitkan untuk setan.