Pria itu tetap berjuang dan bersih keras tuk maju lebih kedepan menyampaikan ajaran yang benar. tak kenal lelah dan tak pula gentar. walaupun badai menghadang, peperangan terjadi, pria itu tetap bersih keras berpegang teguh terhadap kalimat Laa ilaha illaAllah. sampai orang yang tidak menyukai akan ajarannya itu tak suka melihat beliau dikarenakan pria itu mambawa ajaran baru yang dapat menarik simpati orang banyak.

 

pria itu sangat yakin akan perlindungan Allah yang selalu mendampinginya. pria itu dengan gagah maju melangkah untuk bersyiar menuju ridho sang ilahi. sampai batu pun terlontarkan terhadapnya dari para orang kafir yang tak suka dengan pria itu akan ajarannya. beliau terus melangkah tanpa henti sampai gigi pria itu patah dan berdarah. melihat keteguhan dan ketawadhuan serta istiqomahnya yang kuat, pria itu trus melangkah dengan wajahnya yang pasrah akan mengharap ridho sang ilahi. pria yang sangat dermawan dan berbudi pekerti luhur itu tak menghiraukan orang yang memusuhinya itu. sampai-sampai malaikat jibril berkata,” Yaa Muhammad, mau aku apakan mereka yang telah menyiksa mu?? apakah perlu aku timpa mereka dengan gunung??” dengan wajah yang sangat anggun dan pasrah, pria itu berkata, “Jangan wahai jibril. sungguh mereka tidak tahu akan diri ku.” pria itu terus melontarkan syiarnya tanpa kenal lelah. setiap malam pria itu bangun untuk melaksanakan sholat malam. sampai-sampai ada pada suatu riwayat imam Buhkori, bahwasanya pada saat itu Aisyah melihat Rosulullah saw melaksanakan sholat malam dan dalam sholatnya itu ia menangis sampai dadanya pun basah akan keringat serta tangisnya. lalu Aisyah ra berkata,” Yaa rosulullah, bukankah engkau seorang yang maksum (suci)? untuk apa engkau beribadah lagi sedangkan Allah selalu menghapus dan mengampuni dosa mu?” maka rosulullah pun berkata,”Aku bersujud karena rasa syukurku kepada-Nya.”

pria itu terus melangkah dan melangkah dengan istiqomahnya yang amat kuat. sampai-sampai semua yang ia lakukan membawakan hasil dan mempunyai pengikut banyak dari seluruh dunia hingga saat ini.

 

Pria itu lah Rosulullah…

Manusia yang teramat gagah perkasa menyampaikan ajaran yang benar.

Manusia yang memberi syafaat kelak kepada umatnya yang senan tiasa mencintainya.

Manusia yang sangat tawadhu di dunia ini.

Manusia yang selalu mengharap ridho Sang Ilahi.

Manusia yang dikasihi Allah.

Manusia sebagai penutup para nabi dan rosul.

 

beliau lah sayidil wujud, sayidulanaam, sayidimushthofa, sayidinaa Muhammad saw.

laki-laki idaman bagi seluruh makhluk.

semoga kita dapat mengambil berkah hikmahnya. Amiin.

 

Sholu ‘ala sayidinaa Muhammad…..wa ‘ala ali sayidinaa Muhammad…

 

karya:

 

Habib Muahammad Alattas.