Bila kau selalu mengingat semua nikmat yang telah diberikan Allah kepadamu, niscaya kau akan mendapatinya meliputi dirimu, mulai dari atas hingga bagian bawah telapakmu. seperti kesehatan jansmani, keamanan sandang pangan, udara, air dsb. Allah telah berfirman “Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, niscaya tidaklah kalian dapat menghitungnya” .

 

Kau memiliki sepasang mata, lisan bibir, kedua tangan danm kaki, “Maka nikmat Tuhan yang manakah yang pantas kalian dustakan?”

 

Apakah hal yang mudah berjalan dengan kedua telapak kakimu, sementara banyak telapak kaki lain diamputasi?

Apakah mudah bertopang pada kedua betismu, sementara banyak betis lain diamputasi?

Apakah kau menganggap remeh bila kau dapat tidur dengan nyenyak, sementara bayak orang tidak dapat tidur karena penyakit yang dideritanya?

 

Pikirkanlah pendengaranmu yang begitu peka, sesungguhnya ia tehindar dari ketulian.

Renungkanlah penglihatanmu yang begitu tajam, sesungguhnya ia selamat dari kebutaan.

Lihatkah kulit tubuhmu yang begitu mulus, sesungguhnya ia tehindar dari penyakit kulit.

 

Maukah kau bila hanya indra penglihatan semata ditukar dengan emas sebesar bukit Uhud?

Pendengaranmu ditukar dengan perak sebesar bukit Tsahlan?

Maukau bila lidahmu ditukar dengan istana Zahira hingga menjadi bisu?

 

Sebenarnya kau berada dalam kenikmatan yang berlimpah dan karunia yang sangat besar, tetapi kau tidak menyadarinya. Kau memikirkan nikmat yang tidak ada dan tidak mensyukuri nikmat yang ada. Kau terkejut karena mengalami kerugian materi, padahal kau memiliki kunci kebahagiaan, segudang kebaikan, bakat ,nikmat dan yang lainya. Oleh karena itu merenunglah dan bersyukurlah wahai anakku! Allah telah berfirman ” Dan (juga) pada diri kalian sendiri terdapat tanda2 kekuasaan Allah, maka apakah kalian tiada memperhatikan?” . dan “Mereka mengetahui bahwa semua nikmat yang ada berasal dari Allah, tetapi mereka mengingkarinya”